FKSI: Aksi Suporter Arema Bukti PSSI Tak Konsisten

FKSI: Aksi Suporter Arema Bukti PSSI Tak Konsisten

Sepakbolaindo – FKSI: Aksi Suporter Arema Bukti PSSI Tak Konsisten. Ketua Forum Komunitas Suporter Indonesia (FKSI), Richard Achmad Supriyanto, angkat bicara terkait aksi Aremania yang melakukan tindakan intimidasi di laga Arema melawan Persebaya sebagai tidak ada ke-konsistenan dan komitmen untuk berdamai.

 

Kejadian kurang sedap kembali dilakukan oleh suporter bola Indonesia. Kali ini Aremania yang melakukan pelanggaran etika saat menjamu Persebaya. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang ini masih terdengar lagu bernada rasis di sepanjang laga.

 

Tak sampai di situ, pada jeda babak pertama dua Aremania masuk ke dalam lapangan dan melakukan intimidasi kepada pemain Persebaya. Bahkan selepas laga semakin banyak Aremania yang merangsek ke dalam lapangan.

 

Insiden ini seakan mencoreng nokta perdamaian seluruh suporter Indonesia. Hal ini pun diutarakan oleh Ketua Forum Komunitas Suporter Indonesia, Richard Achmad. “Tentunya menyayangkan kejadian ini dan tentunya komitmen teman-teman suporter dan klub tidak konsisten,” ucap Richard. “Aksi turun ke lapangan suporter sebelum dan sesudah pertandingan serta intimidasi sangat di sayangkan masih terjadi,” tambahnya.

 

Richard pun tak hanya menyoroti tindakan Arema. Richard menyebut semua stakeholder bertanggung-jawab untuk mengantisipasi kerusuhan dalam dunia bola Indonesia. Sementara dari poin yang dihasilkan bahwa laga harus dihentikan bila ada nyanyian rasis. Tapi hal itu tak dilakukan, padahal laga tersebut disaksikan oleh PSSI.

 

“Kemudian pengawas pertandingan tidak memberhentikan pertandingan padahal ada nyayian rasis di situ, dari hasil komitmen kita dengan PSSI bahwa kalau ada nyanyian rasis pertandingan diberhentikan,” tambah mantan Ketua Umum Jakmania tersebut. “Tapi kali ini semuanya melanggar. Baik dari PSSI, Panpel, klub  dan suporter,” tutupnya.

 

PSSI sendiri dikabarkan akan siapkan sanksi berat untuk Arema FC atas ulah Aremania. Arema dinyatakan tak bisa mengontrol Aremania saat masuk ke lapangan ketika melawan Persebaya.

 

PSSI telah mendapatkan laporan terjadinya beberapa pelanggaran kode disiplin yang dilakukan suporter Arema FC. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

 

“Pada laga ini, PSSI menurunkan tim pemantau yang melihat langsung terjadinya beberapa pelanggaran. Hasil laporan tim ini melengkapi laporan pengawas pertandingan dan akan menjadi referensi sidang Komisi Disiplin dalam menjatuhkan sanksinya,” tutur Joko yang dilansir bandar ceme terpercaya.

 

Dirinya menjelaskan kalau PSSI berkomitmen untuk menjaga dan mengawal penegakan hukum sepakbola. Apalagi kejadian tersebut disaksikan oleh jutaan pasang mata masyarakat Indonesia.

 

Joko Driyono sendiri menilai kalau PSSI tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran terhadap pelanggaran kode disiplin. Agar para suporter bisa diatur dan tidak merugikan citra sepakbola.

 

“Pasca penghentian sementara kompetisi, PSSI telah meminta operator liga dan klub untuk lebih memperhatikan prosedur penyelenggaraan pertandingan,” tuturnya. “Kami juga telah mengingatkan, untuk menjaga para suporter agar tidak bertindak dan membawa spanduk yang sifatnya rasis dan provokatif,” tutup pria yang akrab disapa Jokdri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*