Liga 1 Indonesia Terancam Mundur, Karena PT LIB Masih Tunggak Hutang

Sepakbolaindo - Liga 1 Indonesia Terancam Mundur, Karena PT LIB Masih Tunggak Hutang. Seperti nya hingga saat ini kompetisi kasta teratas sepakbola Indonesia yakni Liga 1, belum juga menemui kejelasan terkait dari jadwal Kick Off

Sepakbolaindo – Liga 1 Indonesia Terancam Mundur, Karena PT LIB Masih Tunggak Hutang. Seperti nya hingga saat ini kompetisi kasta teratas sepakbola Indonesia yakni Liga 1, belum juga menemui kejelasan terkait dari jadwal Kick Off kompetisi tersebut. Bahkan pihak dari PSSI juga telah menyatakan bahwa ada kemungkinan kompetisi tersebut akan kembali mundur dari agenda yang telah terjadwal 10 Maret lalu, hal ini sendiri dikarenakan pihak penyelengara kompetisi itu masih memiliki hutang subsidi terhadap 18 klub peserta.

 

Hingga saat ini pihak dari penyelengara PT Liga Indonesia Baru (LIB), diketahui hingga saat ini masih saja menunggak sisa dari subsidi yang seharusnya dibayarkan ke klub peserta. Seperti yang diketahui juga bahwa 18 klub juga telah dilaporkan juga, hingga saat ini belum menerima sisa dari pembayaran subsidi yang telah dijanjikan. LIB diketahui harus menberikan subsidi senilai Rp 2 miliar, namun baru termin pertama yang dibayarkan pada Desember 2017 lalu dengan pembayaran senilai lebih dari Rp 600 juta.

 

Tentu saja dengan ada nya tunggakan yang telah dilakukan oleh panitia LIB, akan sangat nyata berdampak besar dengan berlangsung penyelegaran kompetisi Liga 1 musim kompetisi 2018 ini. Bahkan pihak dari PSSI melalui Plt (pelaksana tugas sementara) ketua umum, Joko Driyono mengatakan kick off liga bisa saja tertunda dari jadwal semula jika LIB belum juga melunasi hak 18 klub peserta.

 

Hal ini sendiri dinyatakan setelah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)yakni, Iman Nahrawi, pada hari Rabu (21/02/2018) guna juga membahas dan melaporkan mengenai dari kondisi sepakbola nasional.

 

“Hal ini telah kami sampaikan kepada pak Menteri sebab kami banyak mengikuti event di musim 2018. Namun sejatinya pun Kick Off seharusnya dimulai 10 Maret dan serta endingnya yang direncanakan di Oktober atau November dan itu perlu bertemu dengan klub karena seperti diketahui 8 November ada AFF Suzuki Cup. Jadi pada prinsipnya kick off segera diputuskan,” buka pria yang akrab disapa Jokdri kepada agen bola resmi.

 

“Dan untuk hutang piutang juga sudah ditanyakan kepada pak Menter, dan pihak dari PSSI pun meminta LIB dapat menyelesaikan sebelum tanggal 10 Maret mendatang. Namun jika tidak bisa diselesaikan maka kompetisi ini tidak akan bisa berjalan,”sambungnya.

 

Dengan adanya penunggakan dari PT LIB ini sejatinya sudah memberikan efek langsung kepada klub. Salah satu contoh nya adalah klub Persipura Jayapura yang pernah menegaskan butuh dana segar pada Desember 2017 lalu untuk merekrut pemain baru. Selain itu juga Persipura Jayapura juga harus tidak mengikuti kompetisi Piala Presiden 2018. Hal ini dikarenakan tidak adanya finansial yang mencukupi juga dikarenakan subsidi yang belum diterima itu.

 

Sementara itu, jika memang kick off Liga 1 benar-benar kembali dimundurkan, maka akan akan menciptakan polemik baru bagi klub peserta yang telah mati-matian menyiapkan klub dari perekrutan pemain dan sebagainya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*