Persebaya Surabaya Resmi Berpisah Dari Perusahaan Media Jawa Pos

Persebaya Surabaya Resmi Berpisah Dari Perusahaan Media Jawa Pos

Sepakbolaindo – Persebaya Surabaya Resmi Berpisah Dari Perusahaan Media Jawa Pos. Julukan Persebaya Pos bagi klub Persebaya Surabaya seperti nya bakalan segera ditinggalkan. Pasalnya, klub kesayangan bonek ini akhirnya memisahkan diri dari Media Jawa Pos sebagai pemegang saham terbesar bagi klub asal Surabaya tersebut. Menurut penelusuran yang dilakukan oleh agen sbobet, sudah ada tanda-tanda terkait rencana perpisahan ini.

 

Seperti yang diketahui juga Sepanjang gelaran Liga 2 musim lalu, Jawa Pos selalu menjadi yang terdepan untuk mengabarkan berita seputar Persebaya Surabaya. Jelas karena, Azrul Ananda selaku Direktur Utama Jawa Pos membeli 70 persen saham yang dimiliki PT Persebaya Indonesia melalui PT Jawa Pos Sportaiment (JPS).

 

Pembelian saham mayoritas PT Persebaya Indonesia itu melalui PT Jawa Pos Sportaiment (JPS). Jadi, segala bentuk promosi klub Green Force ini lewat Media Jawa Pos, termasuk penjualan karcis dan jersey. Namun belakangan ini pemberitaan tersebut mulai memudar, menurut dari penelusuran yang dilakukan oleh Emosi Jiwaku, Jawa Pos berlahan-lahan mulai mundur dari keterlibatan mengurus Persebaya Surabaya.

 

Hal itu diduga karena Direktur Utama Jawa Pos saat ini, Azrul Ananda, akan segera mengundurkan diri dari jabatannya.  Hal lain yang makin menperkuat bahwa kedua belah pihak tersebut akan berpisah, mencuat kabar pemindahan Kantor Persebaya ke kawasan Surabaya Town Square. Padahal diketahui bahwa Kantor Persebaya dan markas Jawa Pos berada disatu kawasan.

 

Dan ternyata apa yang dilakukan oleh klub asal Surabaya tersebut dikarena, Persebaya Surabaya diklaim ingin mandiri dalam pengelolaan klub tanpa ada campur tangan dari luar. Bila sudah begitu, maka Persebaya Surabaya bisa dengan leluasa untuk memutuskan kebijakan untuk selanjutnya, seperti hal nya mencari rekan kerja sama, sponsor bagi klub atau pun pendanaan klub itu.

 

Bahkan, bukan tak mungkin dengan dukungan bonek yang begitu besar, Persebaya besar dengan sendirinya sebagai klub profesional berbasis suporter. Cara ini sebenarnya yang menjadikan klub lebih mandiri. Kini tinggal pengeleloaan klub yang benar yang harus ditindak lanjuti. Persebaya sebagai klub dasar Perserikatan memiliki modal kuat untuk menjadi klub besar yang profesional, di mana mereka akan bertarung dalam Liga 1 2018.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*