Musim Depan Tak Akan Ada Lagi PS TNI

Musim Depan Tak Akan Ada Lagi PS TNI

Sepakbolaindo – Musim Depan Tak Akan Ada Lagi PS TNI. Pada kompetisi Liga 1 musim 2018 nanti, nama dari PS TNI bisa jadi tak akan eksis lagi pada kompetisi musim 2018 yang akan datang. Sebab, Presiden Direktur PS TNI, Edy Rahmayadi menyatakan tim berjuluk The Army itu bakal berganti nama dan home base.

 

Namun Edy yang juga merupakan ketua umum dari PSSI tersebut, juga enggan menjelaskan secara terperinci alasan di balik pergantian nama tersebut. Bahkan, pria yang maju dalam pemilihan Gubernur Sumatra Utara periode 2018-2023 ini  juga tidak memberitahukan apa nama baru PS TNI.

 

Selain dari itu juga, PS TNI juga tak akan lagi menggunakan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor sebagai markas mereka. Edy mengatakan bahwa Abduh Lestaluhu dan kawan-kawan bakal pindah ke daerah Bantul, Yogyakarta.

 

“Untuk musim kedepan nya nanti, saya tegaskan bahwa PS TNI akan berganti nama, selain dari itu juga. Mereka juga akan menggunakan stadion baru yang terletak didaerah Bantul,” ungkap Edy, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI kepada agen sbobet.

 

Kemungkinan juga, PS TNI akan segera menggunakan stadion Sultan Agung yang ada diaerah Bantul itu. Stadion berkapasitas 35.000 penonton itu merupakan markas bagi klub Persiba Bantul. Persiba sendiri musim 2018 hanya akan bermain di Liga 3 pasca terdegradasi.

 

Jika pindah ke Bantul, ini menjadi kedua kalinya bagi klub berjuluk The Army tersebut pindah markas. Sebelum menghuni Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, PS TNI pernah bermarkas di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat pada awal musim 2016 kompetisi Indonesia Soccer Championship atau ISC.

 

Selama sempat menghuni stadion Pakansari, bisa dikatakan bahwa PS TNI tidak begitu populer dan juga minim mendapat dukungan dari masyarakat yang ada didaerah sana.

 

The Army hanya mendapat dukungan dari anggota TNI saja, yang selalu datang mendukung tim tersebut bertanding. Bahkan juga bisa dikatakan bahwa jumlah pendukung pada mereka memainkan laga kandang itu, tidak pernah bisa mencapai lebih dari tiga ribu dukungan suporter yang menyaksikan pertandingan.

 

PS TNI sendiri merupakan klub baru di kompetisi kasta tertinggi nasional. Liga 1 2017 adalah kompetisi resmi pertama yang mereka ikuti. Eksistensi PS TNI tidak lepas dari proses akuisisi Persiram Raja Ampat.

 

Prestasi yang berhasil dicapai pun selama mengikuti kompetisi Liga 1 Indonesia pada musim lalu, bisa dikatakan juga tidak terlalu mengesankan. Hanya pada awal kompetisi The Army sempat tampil memukau dan bertengger di papan atas klasemen, namun kemudian posisi mereka malah merosot tajam memasuki putaran kedua dan terakhir hanya mampu finis diurutan ke 12 dengan hanya berhasil mengumpulkan 42 poin.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*