Persaingan Juara Makin Ketat, Setelah PSM Ditahan Barito Putera

Persaingan Juara Makin Ketat, Setelah PSM Ditahan Barito Putera

Sepakbolaindo – Persaingan Juara Makin Ketat, Setelah PSM Ditahan Barito Putera. PSM harus gagal meraih poin penuh, hal itu sendiri terjadi setelah kemenangan yang sudah di depan mata harus kandas setelah digagalkan oleh bek sayap Barito Putera Gavin Kwan Adsit. Kedua tim harus puas dengan hasil imbang 2-2 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (29/10).

 

Pertandingan itu sendiri berlangsung cukup seru sejak awal pertandingan, kedua tim saling menyerang satu sama lain begitu wasit meniup tanda laga dimulai.

 

Namun Barito lah yang berhasil terlebih dahulu unggul 1-0, setelah pada menit ke-21 lewat kaki Dedi Hartono. Akselerasi Rizky Pora dari sisi sayap diteruskan dengan umpan akurat ke kotak penalti. Dedi yang berdiri bebas menyambut umpan sang kapten dengan sebuah tembakan sempurna untuk menundukkan Rivki Mokodompit. Skor 1-0 untuk tuan rumah.

 

Akan tetapi keunggulan Barito tidak bertahan lama setelah PSM mampu menyamakan kedudukan di waktu injury time babak pertama. Lewat gol Zulham Zamrun, PSM memastikan skor berimbang 1-1 saat turun minum.

 

Diawal babak kedua, PSM pun berinisiatif untuk tampil lebih menekan, hasil nya tidak sia-sia saat PSM berhasil unggul menjadi 2-1 lewat gol yang berhasil dicetak oleh Ferdinand Sinaga di menit ke-47.

 

Berawal dari skenario serangan balik. Willem Jan Pluim melepas umpan cerdik ke depan yang tertuju kepada Ferdinand Sinaga. Tanpa basa-basi, The Dragon menyambut dengan tembakan keras kaki kiri untuk menaklukkan Aditya Harlan.

 

Dan dalam keadaan memimpin, PSM terus saja melancarkan serangan untuk memperbesar keunggulan, namun akibat terlalu asik menyerang, akhirnya pun membuat Barito mampu menyamakan kedudukan.

 

Pada menit ke-76, Gavin yang masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-66 menjadi pemecah kebuntuan Laskar Antasari. Sebuah tembakan dari Gavin di luar kotak penalti tidak bisa dihadang Mokodompit yang membuat skor menjadi 2-2.

 

Barito pun, bahkan nyaris saja berbalik unggul lewat aksi Wiliam Lira di menit-menit akhir. Gerakan memutar sambil melepaskan tembakan yang dilakukan Lira masih bisa dihalau bek lawan sehingga bola melenceng. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhir pertandingan skor 2-2 tetap tidak berubah dan kedua tim harus puas untuk berbagi satu poin.

 

Dengan hasil itu pun, perebutan gelar juara pun makin ketat, tambahan satu poin membuat PSM memuncaki klasemen dengan 62 poin dari 32 laga. Jumlah poin PSM sama dengan Bhayangkara FC yang berada di posisi kedua. Tapi, Bhayangkara baru main 31 kali.

 

Bhayangkara pun mempunyai keuntungan dalam perburuan gelar juara tersebut karena masih mengantongi satu laga lebih sedikit dari PSM. Barito sendiri berada di posisi ketujuh dengan 50 poin dari 32 pertandingan yang sudah dijalaninya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*