Gagal Angkat Performa Tim, Manajer Persegres Mundur

Gagal Angkat Performa Tim, Manajer Persegres Mundur

Sepakbolaindo – Gagal Angkat Performa Tim, Manajer Persegres Mundur. Kabar mengejutkan datang dari Persegres Gresik United setelah takluk 0-3 dari Madura United dalam laga lanjutan Liga 1 2017, Selasa (26/9/2017) di Stadion Tri Dharma Petrokimia, Gresik. Sang manajer, Mulyadi tiba-tiba memutuskan mundur dari jabatan yang baru sekitar sebulan lebih ia emban.

 

Keputusan untuk mundur dari klub Kota Pudak tersebut karena ia merasa belum bisa mengangkat prestasi tim sejak bergabung awal September lalu. Sebab dari lima kali pertandingan, hanya satu kemenangan yang berhasil dipersembahkan.

 

“Ini sebagai bentuk tanggung jawab saya yang tinggi terhadap klub ini. Tapi ternyata saya tidak mampu memberikan suntikan motivasi dan mengangkat performa Persegres. Saya merasa gagal dan saya menyatakan mundur. Karena dari lima kali laga semenjak saya masuk, tim hanya menang sekali.” ungkap Mulyadi dilansir dari bola.net, Rabu (27/9/2017).

 

Keputusan mundur usai pertandingan melawan Madura United membuat jabatannya sebagai manajer tim hanya bertahan selama 23 hari . Ia masuk pada tanggal 3 September 2017 dan mengakhiri jabatannya pada tanggal 26 September 2017.

 

Ia juga beralasan bahwa ia tidak bisa melanjutkan kariernya sebagai manajer karena harus bertanggungjawab pada masyarakat Gresik secara keseluruhan, serta Ultrasmania yang memberikan dukungan padanya sejak awal ia menerima tawaran sebagai manajer dari manajemen Persegres.

 

Mulyadi mengaku ia belum bertemu dan menyatakan mundur secara resmi di hadapan manajemen. Kendati begitu, bersama Ultrasmania, ia tetap akan memberikan dukungan pada Persegres di sisa kompetisi nanti.

 

“Mungkin malam ini atau besok saya bertemu manajemen untuk membicarakan masalah ini dengan mereka. Kalau soal dukungan saya pastikan kami akan tetap mendukung Persegres karena kami memang ada untuk Persegres,” ujar pria yang juga pentolan Ultrasmania ini.

 

Sebenarnya kehadiran Mulyadi sebagai manajer tim memberikan  dampak positif bagi klub berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut. Selain bisa memberikan satu kemenangan, juga mampu menarik perhatian suporter untuk kembali datang ke stadion. Sebelum bergabungnya Mulyadi, Ultrasmania Gresik melakukan aksi boikot pertandingan Persegres. Bahkan para suporter juga berunjukrasa dan menggalang dana untuk membantu membayar gaji pemain yang tertunggak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*