PSSI Minta Bantuan Dana Lebih Dari Rp60 Miliar Ke Kemenpora

PSSI Minta Bantuan Dana Lebih Dari Rp60 Miliar Ke Kemenpora

Sepakbolaindo – PSSI Minta Bantuan Dana Lebih Dari Rp60 Miliar Ke Kemenpora. Pengurus PSSI berkunjung ke kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Rabu (26/6/2017). Salah satu agenda kunjungan tersebut adalah menyerahkan proposal bantuan pendanaan untuk tim nasional (timnas) U-22 Indonesia yang mencapai lebih dari Rp 60 Miliar.

 

Pertemuan antara Kemenpora dan PSSI di ruang kerja Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Rabu 26 Juli 2017, turut dihadiri Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto. Satlak Prima turut dihadirkan karena terkait permohonan bantuan dana yang diajukan PSSI kepada Pemerintah.

 

Seperti diketahui Satlak Prima menjadi salah satu tempat mengukur kebutuhan pengurus besar (PB) cabor, terkait bantuan pendanaan. Dana bantuan itu terkait pembiayaan persiapan timnas U-22, baik untuk SEA Games 2017 hingga Asian Games 2018. Setelah pertemuan selesai digelar, Gatot mengungkapkan pihaknya belum bisa memberi jawaban terkait proposal tersebut. Sebab, Kemenpora masih harus melakukan berbagai perhitungan termasuk mengukur target yang bisa dicapai timnas U-22.

 

PSSI sendiri sudah menargetkan timnas U-22  harus bisa meraih emas di pentas SEA Games 2017. Namun untuk ajang Asian Games 2018, skuat Garuda diharapkan masuk posisi empat besar. Selain itu, Gatot juga ditanya terkait berapa besaran dana bantuan yang diminta oleh PSSI. Namun dia tidak menjawab secara rinci dan hanya bisa memastikan proposal itu sudah sampai di meja Menpora, Imam Nahrawi.

 

“Dana yang diminta lebih dari Rp60 miliar sepanjang tahun ini. Terserah masuknya (SK) di bulan apa. Untuk Asian Games, PSSI baru akan masukan pemusatan latihan tiga bulan jelang pembukaan Asian Games atau tiga bulan sebelum 18 Agustus. Beberapa minggu sebelum itu, SK sudah bisa ditetapkan,” ujar Gatot.

 

“Setelah itu (SK) keluar, Prima sudah bisa menggelontorkan honor atlet kecuali pelatih asing,  karena tidak cukup kalau untuk bayar (Luis) Milla, untuk kebutuhan peralatan, untuk fasilitasi peralatan dan ketiga soal akomodasi,” tambahnya.

 

Sepanjang tahun ini, timnas Indonesia dari segala umur memang padat dengan agenda internasional. Mulai dari SEA Games 2017 buat timnas Indonesia U-22, kemudian kualifikasi Piala AFF U-18, hingga kualifikasi Piala Asia U-16.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*