Persebaya Tak Tertarik Rekrut Pemain Singo Edan

Persebaya Tak Tertarik Rekrut Pemain Singo Edan

Sepakbolaindo – Persebaya Tak Tertarik Rekrut Pemain Singo Edan. Manajemen Persebaya Surabaya menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak tertarik untuk mendatangkan pemain klub Liga 1, Arema FC ke Surabaya.

 

Walaupun banyak dikabarkan bahwa pemain Arema FC begitu laris manis ditawar saat bursa transfer pemain putaran kedua Liga 1 tersebut. Padahal beberapa waktu lalu, Ruddy Widodo, General Manajer Arema FC mengklaim Persebaya tertarik dengan pemain Arema FC. Bahkan hal tersebut sudah disampaikan kepada media-media setempat.

 

“Sudah ada banyak klub yang menghubungi saya untuk meminjam pemain-pemain Arema. Untuk Liga 1, ada permintaan dari PSM Makassar, Persiba Balikpapan dan Mitra Kukar, di Liga 2 ada Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Persibat Batang, Metro FC, PSIS Semarang dan Cilegon,” tutur Ruddy Widodo beberapa waktu lalu.

 

Namun hal itu sudah ditegaskan dan dibantah oleh manajer tim, Chairul Basalamah menyusul adanya pernyataan General Manager Arema FC, Ruddy Widodo yang mengklaim Persebaya tertarik dengan pemainnya. Menurut Chairul, siapapun boleh mengklaim bahwa pemainnya didekati Persebaya. Tetapi yang pasti manajemen Bajul Ijo tidak sedang jatuh hati kepada salah satu pemain dari klub asal Malang tersebut di jendela transfer paruh musim.

 

“Dia menyebutkan apa saja kan boleh tapi yang pasti tidak, sekali lagi tidak, dari Arema tidak ada.” ungkap Charul Basalamah, kepada Bola.net.

 

Dikatakan Chairul, dirinya punya cara tersendiri untuk melakukan perekrutan pemain baru. Sebelum benar-benar mendatangkan pemain, ia akan berusaha melakukan pendekatan terlebih dahulu terhadap pemain yang dibidik.

 

“Saya selalu ingin ngobrol dengan si pemain karena yang diutamakan sekarang adalah dia harus punya jiwa, apakah datang ke Persebaya untuk main-main atau memang profesional.” imbuh Chairul.

 

Pihaknya juga tidak ingin meniru apa yang dilakukan oleh beberapa klub di Indonesia dalam mendapatkan pemain yakni dengan memberi iming-iming. Namun ketika pemain tersebut tidak cocok di dalam tim, pemain tersebut dibuat tidak betah.

 

“Kita berusaha untuk tidak melakukan seperti itu dan kita mulai dari diri kita sendiri.” tegasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*