Djadjang Nurjaman Mundur Usai Persib Kalah

Djadjang Nurjaman Mundur Usai Persib Kalah

Sepakbolaindo – Djadjang Nurjaman Mundur Usai Persib Kalah. Pelatih Djadjang Nurdjaman pada Sabtu (15/7) malam WIB memutuskan mundur dari kursi pelatih Persib Bandung. Keputusan diambil Djadjang beberapa saat setelah Maung Bandung menderita kekalahan 2-1 di markas Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kalimantan Timur.

 

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Djajang usai timnya kalah 1-2 dari Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Sabtu (15/7/2017). Dengan hasil itu, Persib tercatat cuma meraih satu poin dari tiga laga terakhir dan selalu menelan kekalahan di lima laga tandang terakhir.

 

Tim kebanggaan warga Bandung tersebut saat ini harus puas bercokol di posisi ke-12, dengan 20 poin sampai pekan ke-15 Liga 1. Posisi Persib bisa saja semakin melorot jika PS TNI dan Semen Padang bisa meraih kemenangan di pekan ke-15. Pelatih yang akrab disapa Djanur itu mengaku kecewa lantaran tidak bisa mendongkrak penampilan tim berjuluk “Maung Bandung” hingga menyelesaikan laga ke-15 kompetisi Liga 1 musim 2017.

 

“Dengan kekalahan hari ini, untuk sementara saya ingin istirahat dulu. Ini sudah menjadi keputusan, artinya saya mundur, saya resign dari kursi pelatih Persib. Keputusan sudah bulat. Saya udah bicara dengan manajemen tadi, tapi dengan yang lainnya belum tapi Insya Allah mereka akan menyetujui keinginan saya kali ini. Karena saya tidak bisa mengangkat performa tim yang terus-terusan seperti ini.” kata Djanur usai laga melawan Mitra Kukar..

 

“Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada manajemen. Saya sudah hampir lima tahun bersama Persib. Sudah lima trofi yang saya ambil. Tapi pelatih ada masa up and down, dan kali ini saya betul-betul tidak bisa mengangkat performa tim.” lanjutnya

 

Setelah mengumumkan mundur, pelatih 59 tahun itu mengucapkan salam perpisahan kepada bobotoh dan semua khalayak yang mencintai Persib. Djadjang berterima kasih atas dukungan dari bobotoh selama lebih kurang lima tahun dirinya menukangi Persib.

 

“Saya meminta maaf kepada bobotoh yang selama ini setia, dalam kondisi pahit, manis. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kita sudah mengenyam masa-masa emas, masa-masa bahagia, masa-masa berbunga-bunga ketika juara. Sekarang saatnya kita dalam kondisi seperti ini. Terima kasih kepada bobotoh yang selalu suport. maaf pada bobotoh yang sangat kecewa selama kepemimpinan saya di Persib,” kata Djadjang, dikutip dari siaran pers yang diterima Republika, Minggu (16/7).

 

Seperti diketahui, sebelum membuat keputusan ini, pelatih yang akrab disapa Djanur, sebetulnya sudah sempat menyatakan ingin istirahat dari dunia sepakbola usai kalah 2-0 dari Bhayangkara FC pada Minggu 4 Juni 2017 lalu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*