Ivan Kolev Geram Dan Tuding Wasit Merugikan Timnya

Ivan Kolev Geram Dan Tuding Wasit Merugikan Timnya

Sepakbolaindo – Ivan Kolev Geram Dan Tuding Wasit Merugikan Timnya. Pelatih PS TNI, Ivan Kolev tidak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah timnya ditahan imbang Arema FC pada pekan ke-12 Liga 1. Kolev menuding wasit membuat timnya gagal menang karena mengabaikan pelanggaran handball yang dilakukan pemain Arema FC.

 

Ivan Kolev, menilai pasukannya tampil bagus saat melawan Arema FC. Oleh sebab itu, dia menyayangkan kegagalan anak-anak asuhnya mengalahkan tamunya tersebut. PS TNI menjamu Arema FC di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (4/7/2017) malam. Pertandingan tersebut berlangsung seru namun berjalan dengan tensi tinggi dan cukup keras.

 

Meski memiliki sejumlah peluang, akan tetapi The Army tidak bisa mencetak gol dan pada akhirnya harus puas dengan skor, 0-0. Namun, PS TNI mengklaim mereka berhak mendapat penalti di menit-menit akhir babak kedua setelah melihat pemain Arema FC melakukan handball. Sayangnya, wasit Ikhsan Prasetya Jati yang memimpin pertandingan tidak menganggap itu sebagai pelanggaran. Usai laga, Kolev pun langsung mengungkapkan kekecewaannya di hadapan para jurnalis.

 

“Saya mau tanya kalian, kalau lawan main dengan tangan di depan gawang ada apa? Penalti,” ucap Kolev usai pertandingan

 

Eks pelatih tim nasional Indonesia ini mengaku tidak asal bicara saat menuding wasit merugikan timnya. Kolev mengatakan, ada temannya yang ikut menyaksikan laga itu dan melihat bahwa wasit memang bertugas kurang cermat.

 

“Saya baru ditelepon teman saya dari Bulgaria yang nonton game, mereka bilang itu terjadi di depan wasit, dia lihat itu, dua kali main dengan tangan. Wasit lihat itu dan tidak kasih penalti, ada apa? Kenapa selalu kita? Sudah empat game kita kalah poin karena wasit.” tutur Kolev.

 

Meski sedikit kecewa dengan hasil akhir, namun Kolev tetap memberikan apresiasi terhadap skuat PS TNI. Dia senang anak-anak asuhnya main dengan gagah berani, apalagi menghadapi Arema FC yang di atas kertas lebih berkualitas.

 

“Saya mau berterima kasih kepada pemain kita karena mereka berusaha kerja sangat serius di lapangan. Kita menghadapi tim kuat, bagus, seperti tim Arema,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*