Timnas U-16 Diharapkan Tidak Terlena Meski Juara di Vietnam

Timnas U-16 Diharapkan Tidak Terlena Meski Juara di Vietnam

Sepakbolaindo – Timnas U-16 Diharapkan Tidak Terlena Meski Juara di Vietnam. Timnas Indonesia U-16 diharapkan tak terlena meski baru saja menjuarai turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 di Vietnam. Pasalnya, tugas yang lebih berat sudah menanti mereka.

 

Timnas U-16 yang dilatih oleh Fachri Husaini menjadi juara setelah mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan. Pada laga terakhir, mereka menggunduli Taiwan dengan skor telak 11-0.

 

Tim nasional Indonesia U-16 membawa pulang gelar juara dari turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017. Kemenangan besar atas Taiwan pada laga terakhir menjadi penentu kesuksesan tim besutan Fachri Husaini itu. Di turnamen ini, Indonesia juga menyabet gelar tim Fair Play. Untuk pemain terbaik didapatkan oleh Hamsah Lestaluhu, dan top skorer Rendy Juliansyah.

 

“Alhamdulillah kami bisa juara di Vietnam. Hasil positif ini adalah berkat kerja sama dan kerja keras ofisial, tim pelatih, dan seluruh pemain. Saya bangga dengan semangat pantang menyerah, tidak kenal takut, yang diperlihatkan pemain,” ujar Fachri dalam rilis yang diterima detikSport.

 

Hasil ini menjadi modal berharga bagi timnas U-16, yang sedang dipersiapkan untuk mengikuti Piala AFF U-15 2017 dan kualifikasi Piala Asia U-16 2018.

 

“Pencapaian meraih gelar juara, Fair Play Award, Top Skorer dan Best Player, saya harapkan tidak membuat kami terlena, karena tugas kami belum selesai. Tugas yang lebih berat di AFF Cup & Kualifikasi AFC sudah menunggu kami pada bulan Juli dan September,” ujar Fachri.

 

“Pengalaman mengikuti turnamen Vietnam memberikan banyak pelajaran, baik kepada individu pemain maupun kepada timnas secara keseluruhan. Evaluasi akan segera kami lakukan, karena ada beberapa catatan penting yang perlu kami perbaiki,” tambahnya.

 

“Terima kasih kepada masyarakat pecinta sepakbola Indonesia yang telah mendukung serta mendoakan kami selama ini. Untuk staf pelatih, ofisial, dan pemain yang tidak berangkat ke Vietnam, saat ini berada di Cijantung, doa mereka juga punya andil atas keberhasilan kami,” kata Fachri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*