Aji Santoso Tetap Kukuh Mundur Dari Arema

Aji Santoso Tetap Kukuh Mundur Dari Arema

Sepakbolaindo – Aji Santoso Tetap Kukuh Mundur Dari Arema. Sang pelatih salah satu tim sepak bola Indonesia Arema yakni Aji Santoso yang memutuskan untuk mundur dari jabatan pelatih bukanlah hanya isapan jempol belaka. Pelatih yang kini tengah berusia 47 tahun tersebut telah berikrar akan mempertaruhkan posisi pelatihnya bila kalah ataupun seri ketika melawan Bali United di Stadion Gajayana, Malang pada Sabtu (17/6/2017).

 

Namun demikian, kemudian Aji membuat revisi atas keputusan pengunduran dirinya itu bahwa dirinya akan tetap keluar meski Arema berhasil menang melawan Bali United pada Liga 1 Indonesia. Pertimbangan untuk tetap mundur meski timnya berhasil menang tersebut adalah usulan dari pihak keluarganya dimana keluarga Aji merasa geram dan tidak nyaman dengan suasana yang tidak kondusif atas desakan para Aremania dimana mereka ngotot mendesak Aji untuk keluar.

 

Seperti dilansir dari laman Liputan 6 bahwa dirinya masih terus melakukan komunikasi dengan keluarga. Sedang apapun hasilnya nanti, pihak keluarga Aji memintanya untuk tetap keluar dari posisi yang saat ini masih dijabatnya itu.

 

Aji juga menambahi jika apa yang menjadi permintaan keluarganya itu juga bukannya tanpa sebab. Keluarganya berpendapat bahwa jika Aji mampu mengusung timnya itu untuk menang melawan Bali United, hal tersebut hanya untuk meredam emosi para fans yang fanatik saja untuk sementara waktu. Sedangkan kompetisi liga 1 Indonesia 2017 belum juga berjalan hingga setengah musim.

 

Tidak sedikit pihak yang memberikan saran pada Aji. Namun, apapun keputusan yang hendak diambil oleh Aji tetaplah dirinya sendiri yang paling berhak untuk mempertimbangkan dan mencari solusi dari hal ini demi hasil terbaik dalam setiap keputusan yang akan diambilnya nanti.

 

Arema memang telah mencatat hasil minor sedikitnya dalam lima laga terakhir sepak bola Indonesia. Pesepakbola Kurnia Mega dan teman-temannya menang sekali, dua kalah dan dua seri. Dari maksimal hasil 15 poin, Arema hanya dapat meraih lima poin saja. Hasil itu membuat tim Singo Edan itu terlempar menuju peringkat sembilan pada klasemen sementara dalam 10 pertandingan dengan perolehan 15 poin.

 

Namun demikian, tim manajemen sepak bola Indonesia Arema ini masih belum bisa memutuskan tentang keputusan Aji tersebut. Ruddy Widodo, sang General manager Arema menyatakan jika pihaknya mempunyai tolak ukur tersendiri untuk menilai pelatih. Oleh sebab itu, tidak adil bila melihat kekalahan Arema dengan non full tim.

 

Ruddy menambahkan jika pihaknya merasa senang karena Aremania sangat kooperatif pada manajemen dan pihaknya sangat berterima kasih atas semua masukan yang telah dilayangkan pada manajemen. Namun demikian, pihaknya masih akan memberi sekali lagi kesempatan pada tim secara komplit tanpa harus terganggu dengan agenda yang diadakan oleh tim nasional serta hal-hal lainnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*