Persegres Cari Manajer Baru Akibat Terpuruknya Prestasi

Persegres Cari Manajer Baru Akibat Terpuruknya Prestasi

Sepakbolaindo – Persegres Cari Manajer Baru Akibat Terpuruknya Prestasi. Kosongnya kursi manajer salah satu tim sepak bola Indonesia yakni Persegres setelah dicopotnya jabatan itu dari Hanafi membuat manajemen Persegres Gresik membuka lowongan khusus untuk jabatan itu. Sekarang ini telah ada dua orang kandidat yang sama kuatnya yang akan mengisi kekosongan jabatan manajer Persegres.

 

Dua kandidat yang memiliki kekuatan seri itu adalah putra kedua Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang juga sekaligus sebagai pemilik Persegres yaitu Thoriq Majjidanor dan dr. Asluchul Alif Maslikhan yang kini tengah menjabat sebagai sebagai Dirut RS Fatma Medika Gresik.

 

Bersamaan dengan ditunjuknya manajer baru tersebut berkenaan juga dengan kaitan atas memburuknya prestasi salah satu tim sepak bola Indonesia ini khususnya selama mengikuti pertandingan di liga 1 Indonesia. Hal tersebut karena sampai saat ini tim yang berasal dari Gresik itu masih saja terpaku di zona degradasi yakni urutan ke-17 dengan raupan 5 poin.

 

Melalui sejumlah 10 laga yang telah dilakoni, Persegres memang hanya menang sekali, 7 kali kalah dan seri sejumlah 2 kali. Yang lebih ironis, Persegres telah kebobolan gol sejumlah 19 gol dan hanya berhasil mencetak gol sejumlah 11 gol dimana terhitung minus sejumlah 8 buah gol. Gol sebanyak itu yang berhasil bersarang di gawang tim ini memberikan tanda bahwa Persegres memiliki paling banyak kebobolan oleh sejumlah 18 tim yang turut ikut serta dalam pertandingan liga 1 Indonesia.

 

Bagi para pecinta sepak bola Gresik, nama dr Alif memang masih sedikit asing. Akan tetapi, nama akrab etrsebut telah dimunculkan oleh kelompok pendukung Ultrasmania yakni para pendukung tim Persegres karena mereka menganggap nama yang diusung itu cukup mumpuni untuk memimpin tim tersebut.

 

Sementara itu, sebaliknya Thoriq Majjidanor yang sebelumnya pernah memimpin tim Persegres pada musim 2010 – 2011 hingga 2012 – 2013 tampak tak cukup terdukung. Hal itu karena dalam dua musim masa jabatannya itu Persegres tidak menuai prestasi dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Namun, sebaliknya tim ini malah minim prestasi.

 

“Nama dr Alif kami masukkan karena kami menganggap manajemen Persegres perlu ada perubahan. Mudah-mudahan dengan dia masuk bisa membawa perubahan mengingat saat ini kondisi Persegres sudah tidak sehat,” ungkap salah satu supporter Ultrasmania yang namanya enggan disebut di kesempatan Senin (12/06/2017) sore.

 

Setelah dibukanya lowongan baru untuk jabatan Persegres, hingga saat ini malah manajemen masih belum mengumumkan siapa yang nantinya akan menjadi calon manajer Persegres itu. Terlebih, kini media juga kesulitan untuk meminta konfirmasi pada manajemen tentang siapa yang nantinya akan menggantikan posisi Hanafi tersebut.

 

Ketua Umum Ultrasmania Muharrom menjelaskan bahwa siapa saja yang annti dicalonkan sebagai manajer Persegres maka tentu calon itu harus lebih piawai mengurusi administrasi serta transparansi manajemen. Disamping itu, Ultrasmania mendambakan sosok manajer yang berfikiran etrbuka serta mau berkorban demi majunya tim Persegres.

 

“Siapapun yang jadi orangnya harus terbuka dan paham betul mengenai sepak bola Indonesia,” tekannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*